Sunday, 7 June 2015

UJIAN SEMESTER GENAP 2014/2015



UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN 2014/2015
FAKULTAS EKONOMI  - UNSA
Jl. Raya Palur KM. 5  Telp (0271) 825117 Karanganayar – Surakarta

 

Mata Uji         : Akuntansi Keuangan Menengah II
Progdi/Smt      : Akuntansi /
Hari/Tgl          : 08 Juni  2015  
Waktu             : 75 Menit
Dosen             : Drs Sugeng Santoso, Msi
 


Jawablah dengan singkat dan jelas

1.      Sebutkan dan jelaskan dua kewajiban jangka pendek yang diestimasi !
2.      Buatlah Jurnal :
a.      Mengumumkan Deviden sebesar Rp. 10.000.000
b.      Perusahaan menerima sewa untuk jangka waktu 6 bulan sebesar Rp. 6.000.000,00
c.       Membayar gaji karyawan yang terutang bulan oktober 2008 sebesar Rp. 8.500.000,00
d.      Pembelian barang dagangan sebesar Rp. 9.000.000,00 secara kredit

3.      Sebutkan dan jelaskan metode pencatatan pengeluaran obligasi !
4.      Pada tanggal 1 Juli 2003, Tuan A membeli obligasi PT XYZ yang nominalnya sebesar Rp.200.000,00 dengan kurs 98,5 ditambah bunga berjalan.  Bunga obligasi (sesuai dengan nim satu digit terakhir)% dibayarkan setiap tanggal 1 Pebruari dan 1 Agustus.  Obligasi ini jatuh tempo pada tanggal 1 Agustus 2005.  Pada tanggal 1 Agustus 2004, PT, XYZ menawarkan penjualan saham biasa, nominal Rp. 100 dan memberi hak pada pemegang obligasi untuk menukarkan obligasinya dengan perbandingan Rp. 1.000 obligasi ditukar dengan 10 lembar saham.  Tuan A menukarkan obligasinya sebesar Rp. 100.000  dengan 1000 lembar saham biasa pada tanggal tersebut,  Bunga obligasi diterima pada saat pertukaran.  Pada tanggal 1 April 2005, obligasi sebear Rp. 40.000 dijual dengan kurs 99,75 di tambah bunga berjalan.  Pada tanggal 1 Agustus 2005, obligasi jatuh tempo dan di lunasi oleh PT XYZ.
Diminta :
Buatlah jurnal untuk mencatat transaksi-transaksi  di atas, termasuk adjustment setiap akhir tahun

5.      Buatlah Jurnal untuk transaksi obligasi yang terjual ataupun belum terjual !
a.  Merencanakan pengeluaran obligasi Rp. 2.000.000,00 dengan bunga 10%.
b.  Obligasi nominal Rp 900.000,00 dijual dengan kurs 110
c.  Obligasi nominal Rp,500.000.00 dijual dengan kurs  95


Selamat Mengerjakan






UJIAN  SEMESTER GENAP TAHUN 2014/2015
FAKULTAS  EKONOMI  - UNSA
Jl. Raya Palur KM. 5  Telp (0271) 825117 Karanganayar – Surakarta

 

Mata Uji         : Sistem Pengendalian Manajemen
Progdi/Smt      : Akuntansi
Hari/Tgl          : 8 Juni 2015 
Waktu             : 75 Menit
Dosen             : Drs. Sugeng Santoso, M.Si
 


1.      Apa judul, masalah, dan kesimpulan  tugas kasus kelompok anda ?

2.      Apa judul dan kesimpulan tugas materi kuliah  kelompok anda?

3.      Kasus :
Perusahaan General Electric (GEC) adalah perusahaan raksasa yang tersebar di banyak tempat dan Negara dan bergerak dalam pembuatan dan pemasaran bermacam-macam produk listrik dan sejenisnya.  Tahun 1964, terdapat hampir 400 lini produk dan lebih dari 3 juta produk catalog.  Volume penjualan total tahun tersebut $ 4.941 juta dan laba bersih $ 237juta.  Jumlah tenaga kerja seluruhnya 262.000 orang.
Awal 19501-an GEC memulai desentralisasi wewenang dan tanggung jawab yang luas untuk operasi perusahaan.  Unit dasar organisasi menjadi departemen produk.  Tahun 1964 terdapat lebih dari 100 departemen produksi.
Perusahaan menyadari bahwa jika diinginkan desentralisasi yang benar-benar efektif, maka diperlukan penyempurnaan system pengendalian manajemen berupa pengukuran prestasi yang baik, salah satunya adalah :

Produktivitas 
Walaupun konsep produktivitas relative mudah – hubungan antara hasil produk atau jasa dengan sumber daya yang dipakai untuk menghasilkannya-konsep ini terbukti salah satu yang sukar untuk membuat operasional sebagai ukuran prestasi. Untuk ekonomi nasional secara keseluruhan, akan lebih praktis untuk melihat produktifitas sebagai jumlah hasil per unit input tenaga kerja. Tetapi, pada setiap perusahaan, tenaga kerja hanyalah salah satu factor masukan (input). 
Pada sisi hasil dalam rasio produktifitas, perusahaan mempertimbangkan beberapa perbaikan dari rekening penjualan.  Salah satu perbaikan itu adalah penggunaan nilai tambah (yaitu, rekening penjualan dikurangi harga pokok produk atau jasa yang diperoleh dari luar perusahaan).  Pada sisi masukan, perusahaan mempertimbangkan gaji ditambah penyusutan.  Gaji dimasukkan sebagai variable dan bukan jam buruh, agar terbedakan dengan tenaga kerja terampil yang digunakan.  Pemasukan penyusutan menunjukkan usaha untuk menyertakan semua konsumsi sumber daya modal.  Seluruh factor disesuakan untuk perubahan harga,  sehingga perubahan dalam rasio yang dihasilkan lebih tepat mencerminkan perubahan produktifitas.

Diminta :
1.      Apa masalah dalam kasus ini dan beri alasannya ?
2.      Apa kelemahan pengukuran prestasi produktivitas diatas dan sarankan perbaikannya ? 

Selamat Mengerjakan

Saturday, 2 May 2015

Akuntansi Menengah : Investasi saham



Investasi Saham : Jurnal, Rekening
Pak Karyo mempunyai transaksi-transaksi yang berhubungan dengan saham biasa PT XYZ sebagai berikut :
Tahun :
2002 Membeli 100 lembar sham dengan harga 105.000 (nominal@ Rp. 1000)
2003 Menerima Stock Dividend sebesar 25%
2004 Saham dipecah dengan dasar 2: 1
         Dijual  100 lembar saham dengan harga 45.000
2005 Diterima hak beli saham.  Setiap saham baru bisa dibeli dengan menggunakan 3 lembar Hak Beli Saham Rp. 50, harga pasar saham tanpa Hak Beli Saham Rp. 450 per lembar
2006 Dijual 100 lembar saham dengan harga @Rp 400

Diminta
  1. Buatlah jurnal  untuk mencatat transaksi-transaksi di atas,
  2. Buat Rekening investasi saham untuk Pak Karyo 

Investasi Saham
Perusahaan X mempunyai surat-surat berharga pada tanggal 1 Januari 2006 sebagai berikut :
Investasi saham preferen PT Gaya, 5% nominal @ Rp 50 200 lembar… Rp,9.200
Investasi saham biasa PT Mahakam, 500 lembar ……………… Rp. 30.250
Selama tahun 2006 terjadi transaksi-transaksi sebagai berikut :
Januari 15
Dibeli 150 lembar saham biasa PT Hasil dengan harga @ Rp 72,50
Maret     1
Diterima Dividen kas sebesar  Rp. 0,50 dan stock dividen 10% per lembar dari Mahakam
April    12
Dibeli 250 lembar saham biasa PT Usaha dengan harga 74
Mei      10
Diterima dividen untuk setengah tahun dari saham Preferen PT Gaya
Juli        1
Saham Biasa PT Hasil dipecah dengan dasar 2 : 1
Septm.   1
Diterima Deviden kas sebesar Rp. 0.50 per lembar dan stock dividen 10% dari saham biasa PT Mahakam
Septm,    1
Diterima dividen Rp. 1 per lembar dari saham Biasa PT Usaha
Oktober  10
Dijual 200 lembar saham biasa PT Usaha dengan harga 41,5 dan juga dijual 200 lembar sham preferen PT Gaya dengan harga 52
Nopem, 28
Diterima hak beli saham dari PT Usaha untuk pembelian saham baru sebagai berikut :
  • Tiap lembar saham dapat di beli dengan harga Rp 35 dengan menggunakan 8 lembar hak beli saham.
  • Padahari ini saham dapat dijual dengan harga Rp 30,5 dan hak beli saham dapat di  jual dengan harga 0.5
Desem.  1
Hak beli saham PT Usaha dijual semua dengan harga 7/8 perlembar
Desen. 20
Diterima dividen dari saham biasa PT Mahakam @ Rp 1,50

Diminta :
  1. Buat jurnal untuk mencatat transaksi-transaksi di atas
  2. Berapa saldo rekening investasi pada tanggal 31 Desmber 2006

Referensi :
Baridwan, Zaki dan Nursasminto Irfan, Intermediate Accounting: Kumpulan Soal dan Jawabannya,  BPFE, yogyakarta, 1981
Harnanto dan Mardiasmo, Akuntansi Keuangan Intermediate.  Soal dan Penyelesaian Lyberty, Yogyakarta, 1982
Baridwan, Zaki, Intrmediate Accounting, BFE, Yogyakarta , 1984

Akuntansi Menengah : Aktiva Tetap



AKTIVA TETAP, DEPRESIASI GABUNGAN, JURNAL
PT XYM memmakai metode gabungan (composite) untuk beberapa unit operasi, salah satu unit itu disebut unit ak-123.  Komponen-komponen unit ak-123 sebagai berikut :

Komponen
Cost  (Rp)
Taksiran Nilai Residu (Rp)
Taksiran Umur(tahun)
A
B
C
D
E
8.200.000
3.300.000
6,000.000
2,400.000
19.000.000
200.000
100.000
1.000.000
0
4.000.000
10
8
5
6
15

Diminta :
  1. Hitunglah umur gabungan dan tarip deprsiasi gabunga untuk unit ak-123
  2. Buatlah jurnal untuk mencatat depresiasi pada akhir tahun pertama
  3. Dalam tahun kedua komponen C mulai rusak dan mengganggu, karena itu komponen C dihentikan dan di jual Rp. 4.000.000.  Unit pengganti komponen C dibeli dengan harga Rp 8.500.000 taksiran nilai residunya sebesar Rp. 1.300.000 pada akhir tahun ke-6.  Umit pengganti itu disebit komponen F.  Buatlah Jurnal untuk mencatat pemberhentian komponen C dan pembelian unit yang baru.
  4. Buatlah Jurnal untuk mencatat depresiasi pada akhir tahun kedua.

Referensi :
Baridwan, Zaki dan Nursasminto Irfan, Intermediate Accounting: Kumpulan Soal dan Jawabannya,  BPFE, yogyakarta, 1981
Harnanto dan Mardiasmo, Akuntansi Keuangan Intermediate.  Soal dan Penyelesaian Lyberty, Yogyakarta, 1982
Baridwan, Zaki, Intrmediate Accounting, BFE, Yogyakarta , 1984

Akuntansi Menengah : Investasi Obligasi



Investasi Obligasi : Jurnal, Jurnal Penyesuaian
Pada tanggal 1 Juli 2003, Tuan A membeli obligasi PT XYZ yang nominalnya sebesar Rp.200.000,00 dengan kurs 98,5 ditambah bunga berjalan.
Bunga obligasi 6% dibayarkan setiap tanggal 1 Pebruari dan 1 Agustus.  Obligasi ini jatuh tempo pada tanggal 1 Agustus 2005.  Pada tanggal 1 Agustus 2004, PT, XYZ menawarkan penjualan saham biasa, nominal Rp. 100 dan memberi hak pada pemegang obligasi untuk menukarkan obligasinya dengan perbandingan Rp. 1.000 obligasi ditukar dengan 10 lembar saham.  Tuan A menukarkan obligasinya sebesar Rp. 100.000  dengan 1000 lembar saham biasa pada tanggal tersebut,  Bunga obligasi diterima pada saat pertukaran.  Pada tanggal 1 April 2005, obligasi sebear Rp. 40.000 dijual dengan kurs 99,75 di tambah bunga berjalan.  Pada tanggal 1 Agustus 2005, obligasi jatuh tempo dan di lunasi oleh PT XYZ.

Diminta :
Buatlah jurnal untuk mencatat transaksi-transaksi  di atas, termasuk adjustment setiap akhir tahun

Investasi Obligasi : Juunal. Jurnal Penyesuaaian
Perusahaan AC pada tanggal 1 Pebruari 2006 membeli obligasi PT XYZ nominal Rp. 8.000.000,00  5%  dengan harga kurs 98 di tambah bunga berjala.  Obligasi ini jatuh tempo pada tanggal 1 Juni 2008, bunga dibayarkan tiap tanggal 1 Juni dan 1 Desember. Pada tanggal 1 September 2006 di beli obligasi PT ABC nominal Rp. 1.000.000 6% dengan kurs 103 ditambah bunga berjalan.  Obligasi in tertanggal 1 Pebruari 1976 dan umurnya 20 tahun,  bunga dibayarkan tiap tanggal1 Pebruari dan 1 Agustus.
Tanggal 1 Juli 2007, dijual obligasi PT XYZ (nominal Rp. 6.000.000) dengan kurs 101 ditambah bunga berjalan.

Diminta :
Buatlah jurnal untuk mencatat Investasi obligasi di atas Termasuk jurnal adjusmnet)

Investasi Obligasi : Jurnal, Jurnal Penyesuaian
Pad tanggal 1 Juli 2005.  Tuan A membeli obligasi dari PT GAYABARU nominal Rp. 200.000, bunga 5% dengan  kurs 98,5 di tambah bunga berjalan.  Bunga obligasi di bayarkan setiap tanggal 1 Pebruari dan 1 Agustus,  obligasi tersebut jatuh tempo tanggal 1 Agustus 2007.
Pada tanggal 1 Agustus 2006 PT GAYABARU mengeluarka tambahan saham biasa nominal Rp. 100 per lembar dan menawarkan pada pemegang obligasi untuk menukarkan setiap Rp. 1000 obligasi  dengan 10 saham biasa.  Tuan A menukarkan obligasi Rp 100.000 dengan 1000 lembar saham biasa. Bunga obligasi di bayarkan pada tanggal pertukaran, pada tangal tersebt saham dapat dijual dengan harga sebeasr nominalnya. Pada tanggal 1 April 2007 obligasi sebesar Rp. 40.000 oleh Tuan A dijual dengan harga 99,25 ditambah bunga berjalan.  Pada tanggal 1 Agustus 2007 obligasi jatuh tempo dan dilunasi oleh PT GAYA BARU  

Diminta :
Buatlah jurnal  untuk mencatat transaksi-transaksi ditas sejak 1tahun 2005 s.d 2007 .(termasuk adjustment adjustmnen)

Referensi :
Baridwan, Zaki dan Nursasminto Irfan, Intermediate Accounting: Kumpulan Soal dan Jawabannya,  BPFE, yogyakarta, 1981
Harnanto dan Mardiasmo, Akuntansi Keuangan Intermediate.  Soal dan Penyelesaian Lyberty, Yogyakarta, 1982
Baridwan, Zaki, Intrmediate Accounting, BFE, Yogyakarta , 1984

Akuntansi Menengah : Laba Tidak Dibagi



Laba Tidak Dibagi, Divide
Pada tanggal 31 – 12 -12, Modal saham PT saham PT ABCsebagai berikut :
  • Saham Preferen A, 4% nominal Rp 1.000,00 kumulatif dan tidak berpartisipasi   Rp. 4000.000,00
  • Saham Preferent B, 5%, nominal Rp. Nominal Rp. 1.000,00 tidak kumulatif tetapi berpartisipasi dengan saham biasa sampai 10% Rp. 5.000.000.00
  • Saham biasa nominal Rp 1.000,00

Dividen terakhir dibayarkan pada tanggal 31-12-12.  Dalam tahun 2013  Perusahaan ini mengalami kerugian tetapi dalam tahun 2014 diperoleh laba yang jumlahnya besar.  Pada tanggal 31 -12 – 74 diumumkan deviden sebesar Rp. 2.000.000,00

Diminta :
Hitunglah jumlah deviden yang menjadi hak masing-masing jenis saham.

Laba tidak Dibagi, Nilai Buku Per Lembar Saham
PT. ABC menyajikan ringkasan neraca per 31 -12 -2007 sebagai berikut :

Akiva
Rupiah
Passiva
Rupiah
Kas
Aktiva lain-lain
90.000
1510.00
Hutang
Modal Saham Biasa
Modal Saham Preferen 6%
Modal Saham Preferen 8%
Laba Tidak dibagi
500.000
500.00
300.00
200.00
100.00
Total
1.600.000
Total
1.600.000

Saham Preferen 6% adalah kumulatif dan saham Preferen 8% tidak kumulatif, kedua saham tersebut berpartisipasi penuh atas sisa laba sesudah adanya dividen untuk saham biasa sebesr 6%.  Semua saham nilai nominalnya @ Rp 100,00

Diminta :
Hitunglah nilai buku masing-masing jenis saham (per lembar) dalam keadaan sebagai berikut :
  1. Divien tahun 2007 belum dibayar.
  2. Dividen tahun2006 dan 2007 belum dibayar.


Referensi :
Baridwan, Zaki dan Nursasminto Irfan, Intermediate Accounting: Kumpulan Soal dan Jawabannya,  BPFE, yogyakarta, 1981
Harnanto dan Mardiasmo, Akuntansi Keuangan Intermediate.  Soal dan Penyelesaian Lyberty, Yogyakarta, 1982
Baridwan, Zaki, Intrmediate Accounting, BFE, Yogyakarta , 1984

Akuntansi Menengah : Modal Saham






Modal Saham, Setoran Pertama, Jurnal
PT.Abc didirikan pada tanggal 1 Oktober dengan jumlah modal saham yang diotorisir sebanyak:
Preferen :  15.000 lembar, 5% kumulatif, nominal Rp.25,00 /lembar
Biasa       : 200.000 lembar, tanpa nominal, stated value Rp 20,00 /lembar

Transaksi-Tansaksi berikutnya sebagai berikut :
Oktober 1 : Diterima pendaftaran 60.000 lembar sham biasa, kurs 27,5.  Pembayaran tunai Rp 10,00 sisanya dibayar 2 kali  pada tanggal 1 Nopember dan 1 Desember.  Pada tanggal yang sama 10.000 lembar dikeluarkan pada tuan Warno untuk menukar/membeli Perusahanya.  Nilai aktiva yang ditransfer ke PT sebagai berikut :  Tanah = Rp. 100.00,00,  Gedung = Rp. 90.000, alat-alat = Rp 40.000, barang daganga Rp.86.500.  Hutang-hutang yang diakui sebagai berikut : Hutang hipotik Rp. 32.500,00 hutang dagang = Rp. 12.500,00.  Bunga yang kan dibayar Rp 375,00 Tidak ada goodwill yang diakui.

Oktober 3 : Diterima pendaftaran 10.000 lembar saham preferent dengan kurs 30.  Dibayar tunai Rp. 12,00 dan sisanya diangsur kali pada tangal 1 November dan 1 Desember.

Nopember 1 : Diterima pembayaran dari semua pendaftar saham biasa dan preferen yang jatuh tempo pada tanggal ini.

Nopember 12 : Diterima pendaftaran 40.000 lembar saham biasa kurs 28 .  Pembayaran Rp. 10 tunai dan siasnya akan diangur 2 kali pada tanggal 1 Desember  dan 1 Januari.

Desember 1 : Diterima pembayaran dari senua pendaftar saham biasa dan saham yang sudah lunas dikeluarkan.  Angsuran terakhir dari semua pendaftar saham preferent dibayar kecuali seorang yang sisa angsurannya sebesar Rp. 13.500,00 Uang yang sudah diterima akan dikembalikan sesudah dikurangi kerugian penjualan kembalisaham-saham tersebut.  Saham prefern yang sudah dilunasi dikeluarkan.

Desember 6 : Saham preferent yang dibatalkan pada tanggal 1 Desember di jual tunai dengan kurs 26,5.  Saham dikeluarkan dan dilakukan pengembalian uang pada pendaftar yang membatalkan pendaftrannya.

Diminta :
Buatlah jurnal untuk mencatat transaksi-transaksidiatas
 


Modal Saham, Pesanan, Jurnal
Pada tangal 17 April 1979  PT XYZ meminta pesanan pembelian saham sebanyak 100 lembar dengan kurs 105.  Nilai nominal saham adalah Rp 1.000,00 per lembar.  Pada saat diterima pesanan, pemesan membayar uang muka sebesar 405 dari harga beli dan sisanya akan diangsur dua kali dengan jumlah yang sama besar pada tamggal 17 Mei dan 17 Juni 1979.
Angsuran tanggal 17 Mei sudah dilunasi oleh pemesan, tetapi pemesan tidak dapat melunasi angsuran terakhir dan membatalkan pesanannya.

Diminta :
Buatlah jurnal dalam buku PT XYX untuk mencatat pembatalan pesanan saham dalam tiap-tiap keadaan sebagai berikut :
  1. Uang yang sudah diterima tidak dikembalikan
  2. Uang yang sudah diterima dikembalikan  semuanya
  3. Dikeluarkan saham sebanyak uang yang sudah diterima dari pemesan
  4. Uang yang sudah diterima dikembalikan pada pemesan sesudah dikurangi kerugian penjualan kembali saham-saham tersebut.  Saham dijual dengan kurs 102

Rerefensi :


Baridwan, Zaki dan Nursasminto Irfan, Intermediate Accounting: Kumpulan Soal dan Jawabannya,  BPFE, yogyakarta, 1981
Harnanto dan Mardiasmo, Akuntansi Keuangan Intermediate.  Soal dan Penyelesaian Lyberty, Yogyakarta, 1982

Baridwan, Zaki, Intrmediate Accounting, BFE, Yogyakarta , 1984
 

 

Sunday, 26 April 2015

DSIA : Soal Wang Laboratories



Wang Laboratories

Pemrosesan pesanan yang kacau di Wang Laboratories telah lama diterima oleh pelanggannya sebagai biaya melakukan bisnis dengan raksasa computer.  Perkembangan yang pesat di Wang selama tahun 1970 an membuat perusahaan mengalami maslah serius dalam menelusuri pendapatan.  Pelanggan sering harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan pesanan dan memproses faktur di Wang.  Berbagai usaha untuk mengatasi hal ini tidak berhasil karena departemen SIA perusahaan kekurangan staf.
Akhirnya, Wang Laboratories menontrak organisasi konsultan kecil pada tahun 1980 untukmengatasi masalah penelusuran pendapatan dan memperlancar penerimaan pembayaran.  Proyek yang dijadwalkan selama 18 bulan berubah menjadi mimpi buruk yang panjang.  Setelah tiga tahun dengan biaya $10 juta , konsultan tersebut diberhentikan dan proyek yang belum selesai.  Alasan kegagalan proyek ini :
  1. Proyek tersebut terlalu besar dan terlalu kompleks untuk tim konsultan yang ditunjuk.  Menurut salah salah seorang konsultan, proses pengembangan system terlalu dinamis sehingga mereka gagal menyelesaikan proyek dengan cepat, bahkan modifikasi desain awalnya bermasalah.
  2. Pihak manajemen tidak memiliki visi yang jelas mengenai SIA yang baru dan kurang dukungan dari staf.  Akibatnya sejumlah system penelusuran yang tidak kompatibel muncul dalam system computer perusahaan.
  3. Perusahaan konsultan hanya memiliki sedikit pengalaman dengan tekhnologi yang diinginkan : database kompleks pada system yang baru.
Akhirnya, proyek ini memiliki terlalu banyak aplikasi.  Ketergantungan internal antar subprogram dan subrutin membuat konsultan hanya bisa menyelesaikan beberapa program.  Setiap program berhubungan dengan beberapa sub program yang selanjutnya berhubungan dengan beberapa program lainnya.  Program harus memulai program yang baru untuk mengetahui aplikasi beberapa subrutin diperlukan atau tidak.  Akhirnya mereka mengalami kesulitan diberbagai subrutin dan tidak bisa menyelesaikan program.
Solusi akhir dari Wang terhadap krisis ini dating dari departemen  SIA.  Akan tetapi, system penelusuran pendapatan yang dikembangkan oleh staf internal menghadapi maslah kualitas selama beberapa tahun.

Diminta :
  1. Sebutkan alasan khusus atas kegagagalan pengembangan.  Apa peran yang dimainkan oleh konsultan dalam kegagalan proyek.
  2. Identifikasi masalah-masalah organisasi yang diselesaikan oleh manajemne di masa depan ?
  3. Rekomendasikan langkah selanjutnya yang perlu diambil oleh perusahaan untuk memastikan kualitas jasa konsultan.